MENGEJAMU DALAM BEBERAPA POTONG BAIT

20130316-235739.jpgTak mudah memang, bagi kita yang hanya berbilang angka. Itu pun dalam kisah satu digit, untuk menyempurna kisah dalam detik yang terlalui. Bahkan masih terlalu luas rak kebersamaan kisah kita yang perlu di isi dalam ragam cerita para pejuang, para pengelana yang tertatih meletakkan satu demi satu buku cita mereka.

Tak mudah memang, namun lihatlah langkah kita sejauh ini. Meski hanya beberapa depa dari awal kita menjejak ikatan. Namun biarlah setiap tapaknya ada goresan kisah bahagia, luka, bahkan mungkin air mata yang selalu hadir mengundang senyum kebersahajaan kisah kita.

Tak mudah memang, saat radarku terkadang tak berfungsi mengeja matamu, bahkan untuk sesuatu yang sangat sederhana sekali pun. Selalu saja ada cemas saat jarak terkadang memaksa kita melepaskan rutinitas, pada saat itulah keluku melepas, memuat potongan bait tentangmu, tentang kita dan beberapa pengikut di dalamnya.

Menyempurna kisah kita pada langkah selanjutnya, pada jemari yang menarikan lagu cinta kita. Pada beragam tuju yang tersematkan, dalam munajat, dalam goresan bait. Biarlah ia menyublim bersama embun yang menyejukkan pagi lalu menguap bersama pagi. Itulah aku, kau dan beberapa potong mimpi kita (***)

Jakarta, 16 Maret 2013
Dedicated to my wife CUT JANUARITA

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s