NEGERI TANAH BASAH (II)

Baiklah, kugores lagi ragam kisah
Negeri tanah basah
Pada embunnya yang hilang
Pada lembutnya yang luntur karena ambisi
Tapi senyum yang menggumpal, menahan sesak

Baiklah, jika ia telah mengaduk semua kisah
Negeri tanah basah
Saat senjata menebar duga
Melekang takut hanya ia telah bersenyawa
Pada debu yang pesimis
Pada prasangka menggelegakkan amarah

Baiklah, mereka yang di ujung dunia
Mengeja asa negeri tanah basah
Namun buntu berlipat-lipat mengerut jidat
Angka tak cukup menyimpul makna
Karena negeri tanah basah memerah
Tanpa perlu alasan berjilid-jilid
Ia masih basah, merah, lalu bernanah

Banda Aceh, 30 Juni 2012

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s